28, 2026
Ekonomi

Rupiah Dibuka di Level Rp18.152 per Dolar AS

Tekanan terhadap rupiah belum mereda menjelang keputusan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (AS).]]>

Siti Rahma
Siti Rahma Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Rupiah Dibuka di Level Rp18.152 per Dolar AS

Rupiah Dibuka di Level Rp18.152 per Dolar AS

Rupiah dibuka pada level Rp18.152 per dolar Amerika Serikat pada Senin pagi, menunjukkan sedikit pergerakan dibandingkan penutupan pekan lalu. Nilai tukar mata uang Indonesia ini mengalami fluktuasi tipis seiring dengan berbagai faktor ekonomi global dan domestik yang terus berlangsung.

Menurut data yang dirilis oleh Bank Indonesia (BI), nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada awal pekan ini berada di sekitar level Rp18.152 per dolar. Angka ini menunjukkan stabilisasi nilai tukar setelah pekan lalu yang cukup volatil. Pada Jumat pekan lalu, rupiah ditutup pada level Rp18.153 per dolar AS, sehingga pergerakannya relatif tipis.

Faktor yang Mempengaruhi Nilai Tukar

Beberapa faktor diyakini memengaruhi pergerakan rupiah di awal pekan ini. Pertama, perkembangan ekonomi global terutama kebijakan moneter The Federal Reserve (The Fed) masih menjadi sorotan. Meski The Fed telah menunjukkan sikap lebih moderat terkait kenaikan suku bunga, kekhawatiran terhadap potensi kenaikan suku bunga di masa depan masih terus menghantui pasar valuta asing.

Kedua, data ekonomi domestik yang dirilis pekan lalu juga menjadi perhatian. Indeks Harga Konsumen (IHK) yang mencapai 3,08% pada Mei 2023 masih berada di atas target BI sebesar 2-4%. Meski demikian, BI menunjukkan komitmen untuk menjaga stabilitas nilai tukar dan inflasi melalui kebijakan moneter yang tepat.

Perkembangan di Pasar Valuta Asing

Pasar valuta asing domestik terlihat cukup tenang di awal pekan ini. Volume transaksi mencapai sekitar US$4,5 miliar, yang menunjukkan aktivitas trading yang masih normal. Para analis memperkirakan rupiah akan bergerak dalam range sempit di kisaran Rp18.100-Rp18.200 per dolar AS sepekan ke depan.

"Rupiah diperkirakan akan tetap stabil di level saat ini mengingarkan BI terus melakukan intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar," kata se analis dari sebuah perusahaan sekuritas di Jakarta, Senin (5/6/2023).

Reaksi Pasar Saham

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Senin pagi juga mengalami penguatan tipis seiring dengan stabilnya nilai tukar. IHSG dibuka menguat 0,32% atau 22,91 poin ke level 7.151,88. Penguatan ini didorong oleh optimisme investor terhadap prospek ekonomi domestik yang relatif stabil.

Sektor properti dan infrastruktur menjadi pendorong utama penguatan IHSG di awal perdagangan. Emiten-unten seperti PT Wijaya Karya (WIKA) dan PT Pembangunan Perumahan (PPRO) mengalami penguatan harga saham.

Kebijakan Bank Indonesia

Bank Indonesia terus menunjukkan komitmennya untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Gubernur BI Perry Warjiyo menyatakan bahwa BI akan terus mengawasi perkembangan ekonomi global dan domestik, serta menyesuaikan kebijakan moneter jika diperlukan.

"Kami fokus untuk menjaga stabilitas nilai tukar dan inflasi. Dengan demikian, kami yakin ekonomi Indonesia dapat tumbuh dengan baik di tahun ini," ujar Perry dalam konferensi pers pekan lalu.

BI juga telah melakukan berbagai langkah untuk memperkuat rupiah, termasuk melalui program Certificate of Deposit (CD) dengan nilai tukar tetap dan intervensi di pasar valuta asing. Langkah-langkah ini diyakiri efektif untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

Prospek Ekonomi 2023

Pemerintah dan Bank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2023 akan mencapai target 4,5-5,3%. Proyeksi ini didasarkan pada berbagai faktor positif seperti pemulihan ekonomi global yang terus berlanjut, peningkatan investasi, dan konsumsi domestik yang relatif kuat.

"Kami optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia akan mencapai target bahkan mungkin lebih tinggi jika kondisi global membaik," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam sebuah acara beberapa waktu lalu.

Dengan berbagai upaya yang dilakukan pemerintah dan Bank Indonesia, diharapkan nilai tukar rupiah dapat terus stabil dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Pasar akan terus memantau perkembangan ekonomi global dan domestik untuk melihat apakah rupiah dapat mempertahankan stabilitasnya di tengah berbagai tekanan.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Siti Rahma

Menarik pada topik kesehatan wanita, kehamilan, dan parenting.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter