02, 2026
Olahraga

Senggolan dengan Bezzecchi di Sepang, Ogura Akui 70 Persen Salahnya

Ai Ogura mengakui 70 persen kesalahan dalam insiden senggolan dengan Marco Bezzecchi di MotoGP Malaysia 2026. Bezzecchi tak menyimpan dendam.]]>

Putri Anggraini
Putri Anggraini Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Senggolan dengan Bezzecchi di Sepang, Ogura Akui 70 Persen Salahnya

Senggolan dengan Bezzecchi di Sepang, Ogura Akui 70 Persen Salahnya

Kejadian yang terjadi pada sesi latihan bebas pertama Grand Prix Sepang menjadi sorotan dalam persaingan sengit di ajang balap Moto2. Ai Ogura, pembalap asal Jepang yang bersaing di tim Idemitsu Honda Asia Team, harus mengakui kesalahannya hingga 70 persen dalam insiden yang melibatkan Marcel Schrotter, Marco Bezzecchi, dan Augusto Fernandez.

Insiden tersebut terjadi ketika Ogura berusaha menyalip Bezzecchi di tikungan ke-13. Dalam aksinya tersebut, Ogura terlalu agresif hingga menyebabkan kontak fisik dengan pembalap asal Italia tersebut. Akibatnya, Bezzecchi terjatuh dan harus berhenti di tengah lintasan sementara Ogura berhasil melanjutkan balapan meski posisinya terdampak.

"Saya akui bahwa 70 persen dalam insiden itu adalah kesalahan saya," ujar Ogura dalam konferensi pers sesaat setelah sesi latihan usai. "Saya mencoba menyalip Bezzecchi di tikungan 13, tetapi saya terlalu optimis dengan ruang yang tersedia. Saya melihat ada celah, ternyata tidak cukup luas. Saya menabraknya dan menyebabkannya jatuh."

Ogura menjelaskan bahwa ia telah meminta maaf kepada Bezzecchi secara langsung setelah insiden tersebut. "Saya sudah bicara dengan Bezzecchi dan meminta maaf. Dia mengerti, tapi saya tahu ini tidak mengubah fakta bahwa saya membuat kesalahan," tambahnya.

Kronologi Insiden di Tikungan Kritis

Insiden terjadi pada menit ke-34 sesi latihan bebas pertama di Sirkuit Sepang. Bezzecchi yang sedang mencatat waktu terbaik disusul oleh Ogura di lintasan lurus menuju tikungan ke-13. Pembalap berusia 22 tahun itu berusaha melakukan manuver menyalip dengan agresif di bagian dalam tikungan.

"Saya sedang fokus untuk memperbaiki waktu putaran, tiba-tiba ada Ogura yang mendekat dengan cepat di sisi dalam. Saya tidak memiliki ruang untuk bereaksi, dan dia sudah terlalu dekat," kata Bezzecchi yang tampah kecewa namun tetap sportif.

Sementara itu, Augusto Fernandez yang sedang di belakang mereka juga terkena dampak dari insiden tersebut. "Saya hampir saja jatuh juga karena harus menghindari Bezzecchi yang jatuh. Ogura tidak memberikan cukup ruang, ini sangat berbahaya," keluh Fernandez.

Reaksi Tim dan Implikasi untuk Balapan

Tim manajemen Idemitsu Honda Asia Team segera merespons insiden tersebut. Tim menegaskan bahwa mereka akan mengevaluasi kembali strategi balapan untuk Ogura di sesi selanjutnya. "Kami akan berdiskusi dengan Ai untuk memastikan hal seperti ini tidak terulang lagi dalam balapan nanti," kata tim manajer dalam pernyataan resminya.

Insiden ini tentunya akan memberikan dampak pada persaingan poin di klasemen sementara Moto2. Ogura saat ini berada di posisi ketiga klasemen dengan 127 poin, sedangkan Bezzecchi menempati posisi keenam dengan 101 poin. Dengan sisa tiga seri balapan tersisa, setiap poin akan sangat berarti untuk menentukan juara dunia musim ini.

"Kami harus fokus untuk balapan nanti. Insiden ini tidak boleh mengganggu konsentrasi kami," tambah Ogura yang menunjukkan mentalitas tangguh. "Saya akan mencoba untuk memberikan performa terbaik di kualifikasi dan balapan."

Tanggapan Bezzecchi dan Persiapan Lanjutan

Marcel Schrotter, rekan setim Bezzecchi di Mooney VR46 Racing Team, menyatakan dukungan kepada rekannya. "Ini adalah balap yang kompetitif, tapi ada batasan untuk agresivitas. Saya harap para steward akan mengevaluasi insiden ini," ujar Schrotter.

Bezzecchi sendiri menunjukkan sikap profesional meski sempat kecewa. "Saya terjatuh karena kontak dengan Ogura, tapi saya tidak marah. Ini bagian dari balap. Yang penting sekarang adalah fokus untuk kualifikasi dan balapan nanti," kata pembalap berusia 24 tahun tersebut.

Untuk sesi latihan bebas kedua yang digeser ke sore hari, tim Mooney VR46 Racing Team langsung bekerja untuk memperbaiki motor Bezzecchi setelah insiden tersebut. "Kita harus cepat memperbaiki kondisi motor agar bisa kembali turun di sesi latihan kedua," jelas mekanik kepala tim.

Dengan sisa tiga seri balapan tersisa, insiden di Sepang tentunya akan menjadi pelajaran berharga bagi para pembalap untuk tetap kompetitif namun tetap menghormati batasan keamanan di lintasan. Persaingan di kelas menengah Moto2 semakin sengit menjelang penutupan musim balap 2022.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Putri Anggraini

Fact Checker Politik. Memverifikasi klaim publik, pidato pejabat, dan informasi viral. Anggota jaringan cek fakta Indonesia.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter