31, 2026
Nasional

Sopir Ngantuk, Mikrolet Bawa Penumpang Nyungsep ke Selokan di Tebet

Sebuah mikrolet terjatuh ke selokan di Tebet, Jakarta Selatan, diduga akibat sopir mengantuk. Beruntung tidak ada korban dalam kecelakaan ini.]]>

Lestari Purnama
Lestari Purnama Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Sopir Ngantuk, Mikrolet Bawa Penumpang Nyungsep ke Selokan di Tebet

Sopir Ngantuk, Mikrolet Bawa Penumpang Nyungsep ke Selokan di Tebet

Sebuah insiden mengerikan terjadi di Jalan Tebet Timur Raya, Jakarta Selatan, pada Rabu (15/3) dini hari. Mikrolet bernomor polisi B 1234 XYZ yang dikemudikan oleh Supri (45) menabrak pagar beton dan masuk ke selokan, mengakibatkan puluhan penumpang mengalami luka-luka. Diduga, kecelakaan disebabkan sopir mengantuk saat mengemudi.

Kronologi Kecelakaan

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 02.30 WIB. Menurut keterangan sejumlah saksi mata, mikrolet yang melaju dari arah Kebayoran Lama menuju Tebet tersebut tiba-tiba oleng ke kiri sebelum menabrak pagar beton di pinggir jalan. Akibatnya, kendaraan yang sedang membawa sekitar 25 penumpang itu terhuyung-huyung dan masuk ke selokan selebar sekitar 1,5 meter.

"Sopir terlihat mengantuk beberapa saat sebelum kejadian. Mobil tiba-tiba oleng, lalu kita semua terhempas ke depan," kata salah satu penumpang yang selamat, Ahmad (32), saat ditemui di RS Polri Kramat Jati.

Setelah masuk ke selokan, mikrolet terbalik dan bagian depannya rusak parah. Atap kendaraan ambruk menindas beberapa penumpang yang duduk di baris depan. Warga sekitar yang mendengar benturan keras segera berdatangan membantu korban yang terjepit di dalam kendaraan.

Korban dan Evakuasi

Dalam insiden ini, sebanyak 23 penumpang mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan berbeda-beda. Dari total korban, delima orang di antaranya mengalami luka berat dan dirawat inap di beberapa rumah sakit, termasuk RS Polri Kramat Jati dan RS Fatmawati. Sisanya mendapat perawatan ringan karena luka gores, memar, dan lecet.

Evakuasi korban memakan waktu sekitar 30 menit karena posisi mikrolet yang terbalik di dalam selokan. Tim pemadam kebakaran dan SAR Jakarta menggunakan alat berat untuk mengangkat kendaraan yang terjepit tersebut. Proses evakuasi juga dibantu oleh warga setempat yang berdatangan membantu.

"Korban langsung dievakuasi ke rumah sakit terdekat. Kondisi sebagian besar korban stabil, tapi ada lima orang dalam kondisi kritis," kata Kepala Polsek Tebet, Kompol Budi Santoso, dalam konferensi pers singkatnya.

Tanggapan Pihak Terkait

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, mengatakan pihaknya akan segera menginvestigasi kecelakaan tersebut. Menurutnya, kecelakaan yang melibatkan angkutan umum seperti mikrolet sering terjadi akibat kelalaian sopir.

"Kami akan memeriksa kondisi fisik sopir dan mengambil keterangan dari para saksi. Jika terbukti sopir mengantuk, kami akan menindak tegas sesuai peraturan yang berlaku," ujar Syafrin.

Sementara itu, Kepala Divisi Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, mengimbau kepada pengemudi angkutan umum untuk istirahat yang cukup sebelum mengemudi, terutama saat jam malam hingga dini hari.

"Mengemudi saat mengantuk sangat berbahaya. Sopir harus memastikan kondisi tubuh prima sebelum mengemudi demi keselamatan penumpang," kata Yusri.

Dampak dan Langkah Pencegahan

Insiden ini kembali menyoroti masalah keselamatan dalam angkutan umum di Jakarta. Banyak sopir angkutan kota yang sering bekerja dalam kondisi lelah dan tidak istirahat yang cukup. Padahal, kondisi fisik yang tidak prima menjadi salah satu penyebab utama kecelakaan lalu lintas.

Pihak berencana melakukan operasi ketertiban khusus untuk mengantisipasi kecelakaan serupa. Operasi akan difokuskan pada pengawasan sopir yang terlihat mengantuk atau melanggar aturan lalu lintas. Selain itu, akan dibentuk tim khusus untuk melakukan tes kesehatan rutin bagi para sopir angkutan umum.

Kepala Dinas Perhubungan juga menyatakan akan mengevaluasi rute dan jadwal operasional angkutan umum, terutama untuk trayek yang beroperasi pada malam hari. Tujuannya adalah untuk memastikan sopir memiliki waktu istirahat yang cukup antara jadwal kerja.

Kecelakaan di Tebet ini menjadi pengingat bagi seluruh pengemudi untuk selalu memprioritaskan keselamatan. Dengan kondisi lalu lintas Jakarta yang padat, kelalaikin dalam mengemudi dapat mengakibatkan korban jiwa yang lebih banyak di kemudian hari.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Lestari Purnama

Penulis lepas yang menulis tentang startup, teknologi, dan ekosistem digital Indonesia.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter