01, 2026
Nasional

Underpass Tomang Ditutup Sementara Imbas Perbaikan, Bisa Dilintasi Malam Ini

Underpass Tomang ditutup sementara untuk perbaikan hingga 1 November 2026. Pengguna jalan diimbau menggunakan jalur atas dan berhati-hati.]]>

Vino Pratama
Vino Pratama Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Underpass Tomang Ditutup Sementara Imbas Perbaikan, Bisa Dilintasi Malam Ini

Underpass Tomang Ditutup Sementara Imbas Perbaikan, Bisa Dilintasi Malam Ini

Underpass Tomang yang menghubungkan kawasan Slipi dan Tomang, Jakarta Barat, resmi ditutup sementara sejak Rabu (15/5) dini hari guna melaksanakan perbaikan komprehensif. Penutupan ini dilakukan untuk memperbaiki kerusakan struktur dan meningkatkan kelayakan underpass yang telah beroperasi selama lebih dari satu dekade. Pihak Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (Bina Marga SDA) DKI Jakarta menegaskan bahwa penutupan ini bersifat sementara dan diharapkan dapat diselesaikan tepat waktu.

Kepala Dinas Bina Marga SDA DKI Jakarta, R. Hendro Santoso, mengatakan bahwa perbaikan ini menjadi bagian dari program pemeliharaan infrastruktur struktural yang telah direncanakan sejak awal tahun. "Underpass Tomang telah mengalami kerusakan pada beberapa bagian struktur, terutama pada dinding dan lantai yang menunjukkan tanda-tanda keausan. Kami perlu melakukan perbaikan komprehensif untuk memastikan keselamatan pengguna jalan," jelasnya dalam keterangannya, Rabu (15/5).

Rute Penyelamatan dan Alternatif Jalur

Untuk mengantisipasi kemacetan yang terjadi akibat penutupan underpass ini, pemerintah provinsi telah menyiapkan beberapa rute alternatif. Pengendara yang biasa melalui underpass Tomang disarana untuk memutar melalui Jalan S. Parman, Jalan Tomang Raya, atau Jalan Letjen S. Parman. Petugas keamanan dan lalu lintas telah ditempatkan di titik-titik kritis untuk membantu mengatur arus lalu lintas dan memberikan arahan kepada pengendara.

"Kami meminta pengendara untuk sabar dan menggunakan rute alternatif yang telah disediakan. Tim kami akan selalu memantau situasi di lapangan dan melakukan penyesuaian jika diperlukan. Selama perbaikan berlangsung, pengendara disarana untuk lebih memperhatikan jalur dan mengikuti petugas lalu lintas yang ada," tambah Hendro.

Proses Perbaikan dan Target Penyelesaian

Proses perbaikan underpass Tomang dilakukan secara bertahap mulai dari pembersihan area, penggantian struktur rusak, hingga pengecatan ulang. Pekerjaan ini melibatkan puluhan tenaga ahli dan pekerja konstruksi yang bekerja secara intensif selama 24 jam untuk memastikan pekerjaan selesai sesuai jadwal. "Target kami adalah menyelesaikan perbaikan dalam waktu 14 hari ke depan. Jika tidak ada kendala yang berarti, underpass Tomang diharapkan dapat kembali beroperasi pada Rabu (29/5) mendatang," ujar Kepala Bidang Pemeliharaan Jalan Dinas Bina Marga SDA DKI Jakarta, Budi Santoso.

Untuk meminimalgang gangguan bagi pengguna jalan, pihaknya akan memprioritaskan pekerjaan di area yang paling membutuhkan perbaikan. "Kami fokus pada bagian struktur yang rusak dan berpotensi mengancam keselamatan. Setelah itu, baru dilakukan perbaikan pada bagian yang tidak terlalu kritis. Dengan cara ini, kami bisa memastikan underpass kembali berfungsi dengan baik dalam waktu singkat," jelas Budi.

Respon Pengguna Jalan

Penutupan underpass Tomang tentu saja menimbulkan berbagai respons dari pengguna jalan. Beberapa di antaranya memahami kebutuhan perbaikan ini, namun ada juga yang khawatir dengan kemacetan yang akan terjadi. Ahmad, seorang warga yang tinggal di sekitar kawasan Slipi, mengaku sudah menyiapkan rute alternatif sehari-hari. "Saya tahu perbaikan ini penting untuk keselamatan kita semua. Jadi, saya lebih baik berangkat lebih awal dari biasanya untuk menghindari kemacetan," ujarnya.

Sementara itu, Maya, seorang pekerja kantoran yang rutin melalui underpass Tomang, berharap perbaikan ini bisa diselesaikan dengan cepat. "Kemacetan pasti tidak terhindari, tapi saya berharap pemerintah bisa memastikan pekerjaan berjalan lancar dan sesuai jadwal. Jangan sampai perbaikan ini malah menambah beban bagi pengguna jalan," tambahnya.

Pemantauan dan Evaluasi

Selama masa perbaikan, tim Dinas Bina Marga SDA DKI Jakarta akan melakukan pemantauan secara intensif untuk memastikan semua berjalan sesuai rencana. "Kami akan melakukan evaluasi harian untuk memantau kemajuan pekerjaan. Jika ada kendala yang muncul, kami akan segera menyelesaikannya agar tidak menunda target penyelesaian," kata Hendro.

Ia menambahkan bahwa setelah underpass Tomang selesai diperbaiki, pihaknya akan melakukan uji kelayakan untuk memastikan kondisi underpass aman digunakan. "Setelah perbaikan, kami akan melakukan serangkaian tes untuk memastikan struktur underpass kokoh dan aman. Setelah itu baru kami buka kembali untuk umum," pungkasnya.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Vino Pratama

Reporter lapangan yang kerap menyoroti UMKM dan ekonomi kerakyatan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter