31, 2026
Nasional

Viral Bangunan Madrasah di Garut Kebakaran tapi Lemari Isi Al-Qur'an Tetap Utuh

Video viral menunjukkan kebakaran di madrasah Garut, namun lemari berisi Al-Qur'an tetap utuh. Kejadian ini menarik perhatian publik.]]>

Anisa Permata
Anisa Permata Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Viral Bangunan Madrasah di Garut Kebakaran tapi Lemari Isi Al-Qur'an Tetap Utuh

Bangunan Madrasah di Garut Terbakar, Lemari Berisi Al-Qur'an Tetap Utuh

Sebuah bangunan madrasah di Garut, Jawa Barat, menjadi sorotan publik usai mengalami kebakaran yang menghanguskan sebagian besar bagian bangunan. Namun, yang mengejutkan, sebuah lemari kayu yang berisi koleksi Al-Qur'an dan buku-buku pelajaran agama ditemukan utuh tanpa sepesalappun merusaknya. Kejadian ini pun viral di media sosial dan menarik perhatian banyak pihak.

Kebakaran terjadi pada Rabu (15/3) sekitar pukul 02.00 dini hari di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Falah, Desa Cisarua, Kecamatan Cilawu. Menurut saksi mata, api pertama kali muncul dari bagian ruang kelas yang berada di sebelah timur bangunan madrasah. Api dengan cepat melalap bangunan kayu yang dominasi membangun madrasah tersebut.

Kronologi Kebakaran

Kepala Kepolisian Sektor (Polsek) Cilawu, Ajun Komisaris (AK) Budi Santoso, mengungkapkan bahwa kebakaran bermula dari short listrik di ruang kelas. "Menurut keterangan saksi, api pertama kali muncul dari ruang kelas akibat short listrik. Karena kondisi bangunan yang terbuat dari kayu dan dilengkapi atap dari seng, api dengan cepat menjalar," ujarnya.

Warga sekitar yang melihat asap tebal dan cahaya api mencolok langsung berusaha membantu memadamkan api. Namun, upaya awal ini kurang maksimal karena alat pemadam kebakaran yang ada terbatas. "Warga sekitar berusaha membantu dengan alat seadanya seperti ember dan selang air, tapi api sudah terlalu besar," tambah AK Budi.

Pihak pemadam kebakaran dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Garut tiba di lokasi sekitar 30 menit setelah mendapat laporan. Sebanyak dua unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan untuk memadamkan api. Api berhasil dikuasai setelah sekitar dua jam lebih dilakukan pemadaman.

Lemari Berisi Al-Qur'an Tetap Utuh

Setapi padam, warga dan petugas kebakaran terkejut menemukan sebuah lemari kayu besar di tengah reruntuhan bangunan yang masih utuh. Di dalam lemari tersebut terdapat puluhan koleksi Al-Qur'an dan berbagai buku pelajaran agama yang tidak terbakar sedikit pun.

"Kami terkejut melihat lemari itu masih utuh meski sekelilingnya sudah hangus. Bahkan, kertas-kertas di dalamnya tidak ada yang terbakar atau kusam," ujar Kepala Madrasah MI Al-Falah, H. Ahmad Taufik.

Kejangan tak terbayangkan ini pun viral di media sosial. Banyak warga yang datang ke lokasi kejadian untuk melihat langsung keajaiban tersebut. Berbagai spekulasi muncul, mulai dari adanya campur tangan supernatural hingga intervensi ilahi.

Reaksi dan Tanggapan

Kepala DPBP Garut, Eka Saputra, mengatakan bahwa kondisi lemari yang masih utuh tersebut memang tidak biasa. "Secara teknis, api sudah berhasil kita padamkan. Tapi memang aneh lemari itu bisa selamat sementara sekelilingnya sudah hangus," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Agama (Kadis) Garut, H. Umar Said, melihat kejadian ini sebagai sebuah tanda. "Ini tentu sebuah tanda yang luar biasa. Al-Qur'an adalah kitab suci yang harus dihormati dan dilindungi. Kejadian ini menunjukkan bahwa keberkahan dari Al-Qur'an itu sendiri," ujarnya.

Pihak madrasah sendiri mengaku akan memperbaiki bangunan yang rusak akibat kebakaran. "Kami berterima kasih atas bantuan dari berbagai pihak. Untuk sementara, kegiatan belajar mengajar kami pindahkan ke musholla sekitar sambil menunggu perbaikan," jelas H. Ahmad Taufik.

Investigasi dan Dampak

Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui pasti penyebab kebakaran. "Kami masih mengumpulkan keterangan dari saksi dan melakukan olah TKP. Untuk sementara, kami masih menyimpulkan bahwa kebakaran disebabkan oleh short listrik," jelas AK Budi Santoso.

Kebakaran ini tidak menimbulkan korban jiwa, namun merusak tiga ruang kelas, ruang perpustakaan, dan ruang kantor madrasah. Kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Di tengah musibah ini, kejadian lemari berisi Al-Qur'an yang tetap utuh menjadi semangat baru bagi warga dan pengelola madrasah. Banyak donasi yang masuk untuk membantu pembangunan kembali madrasah yang sudah berdiri sejak tahun 1980-an ini.

"Kami percaya ada hikmah di balik semua ini. Meski kehilangan bangunan, tapi keberkahan Al-Qur'an tetap ada di sini. Ini akan menjadi pelajaran berharga bagi kami semua," tutup H. Ahmad Taufik.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Anisa Permata

Penulis yang mendalami isu sosial, pendidikan, dan kebijakan publik.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter