29, 2026
Nasional

3 Nelayan Tenggelam di Laut Selatan Cianjur, 1 Ditemukan Tewas-2 Hilang

Satu nelayan ditemukan tewas di Cianjur setelah tenggelam, sementara dua lainnya masih hilang. Pencarian dihentikan setelah melewati batas waktu operasi.]]>

Kirana Wijaya
Kirana Wijaya Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

3 Nelayan Tenggelam di Laut Selatan Cianjur, 1 Ditemukan Tewas-2 Hilang

3 Nelayan Tenggelam di Laut Selatan Cianjur, 1 Ditemukan Tewas-2 Masih Hilang

Sebuah tragedi laut terjadi di perairan Selatan Cianjur, Jawa Barat, yang melibatkan tiga nelayan yang tenggelam saat melaut. Dari kejadian itu, satu nelayan ditemukan dalam kondisi tewas, sementara dua lainnya masih dalam status hilang. Penyelamatan pun langsung dilakukan oleh tim SAR bersama masyarakat setempat.

Kronologi Kejadian

Kejadian bermula ketiga nelayan, yakni Surya (45), Ahmad (40), dan Iwan (35), melaut dari Pantai Cipajang menggunakan perahu nelayan jenis jukung dengan panjang sekitar 8 meter. Mereka berlayar pada Sabtu (15/7) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB dengan membawa alat tangkap ikan.

Sekitar pukul 08.00 WIB, kondisi laut mulai tidak stabil dengan gelombang setinggi 3-4 meter. Akibatnya, perahu yang ditumpangi ketiga nelayan terbalik akibat ombak besar. Ketika itu, mereka sempat berteriak minta tolong namun suaranya tidak terdengar oleh nelayan lain yang sedang melaut di sekitar lokasi.

Beberapa jam kemudian, warga di pesisir melihat mayat yang terdampar di pantai. Mayat tersebut diketahui adalah Surya, salah satu dari tiga nelayan yang tenggelam. Warga segera melapor kepada pihak berwenang dan tim SAR untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Upaya Pencarian

Menurut Budi, pencarian dilakukan secara intensif dengan membagi area pencarian menjadi tiga zona. Zona pertama adalah area sekitar tempat kejadian, zona kedua sepanjang pesisir pantai, dan zona ketiga adalah perairan dalam yang berjarak sekitar 5 mil dari pantai.

Kondisi Korban

Korban yang ditemukan tewas, Surya, warga Desa Cipajang, Kecamatan Cidaun, Cianjur. Jenazahnya ditemukan di Pantai Cipajang dalam kondisi mengenaskan dengan beberapa luka di bagian kepala. Jenazah langsung dibawa ke RSUD Cianjur untuk dilakukan visum et repertum.

Kondisi Laut yang Berbahaya

Menurut BMKG, perairan Selatan Cianjur termasuk dalam zona rawan gelombang tinggi selama musim hujan. Gelombang bisa mencapai ketinggian 3-4 meter, terutama pada bulan Juli hingga Agustus.

Kisah Keluarga Korban

Istri korban yang tewas, Siti Aminah (42), masih dalam keadaah syok setelah mendapat kabar ditemukannya mayat suaminya. Siti mengaku tidak mengetahui bahwa suaminya melaut pada saat kondisi laut tidak stabil.

Sementara itu, keluarga dari dua nelayan yang masih hilang, Ahmad dan Iwan, masih menunggu di pantai dengan harapan bisa segera menemukan kerabat mereka yang hilang.

Upaya Pencegahan

Tragedi ini kembali menyoroti bahaya melaut saat kondisi laut tidak stabil. Pihak berwenang berencana untuk melakukan sosialisasi lebih intensif kepada para nelayan tentang pentingnya memeriksa prakiraan cuaca sebelum melaut.

Sampai saat ini, pencarian terhadap dua nelayan yang masih hilang terus dilakukan oleh tim SAR dengan harapan mereka bisa ditemukan dalam keadaan selamat.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Kirana Wijaya

Penulis lepas yang menulis tentang startup, teknologi, dan ekosistem digital Indonesia.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter