Ajak Bundo Kanduang Lestarikan Adat Minangkabau, Wamendagri Bima Arya Harap Semakin Mendunia
Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Tito Karnavian mengajak para Bundo Kanduang untuk terus melestarikan adat dan budaya Minangkabau agar semakin dikenal di dunia. Hal ini disampaikan oleh Wamendagri Bima Arya dalam acara Perkumpulan Bundo Kanduang Minangkabau Provinsi Jawa Barat yang digunakan sebagai sarana untuk mempererat tali silaturahmi dan membangun sinergi dalam melestarikan warisan budaya leluhur.
Dalam sambutannya, Bima Arya menyoroti pentingnya peran Bundo Kanduang sebagai penjaga adat dan budaya Minangkabau. Menurutnya, Bundo Kanduang tidak hanya memiliki peran simbolis, tetapi juga memiliki pengaruh yang kuat dalam masyarakat. "Bundo Kanduang adalah simbol kebersamaan, kekayaan, dan kearifan lokal. Kita membutuhkan dukungan Bundo Kanduang untuk memastikan warisan budaya Minangkabau terus lestari," ujar Bima Arya.
Peran Strategis Bundo Kanduang
Bima Arya menjelaskan bahwa Bundo Kanduang memiliki peran strategis dalam membangun karakter masyarakat. Dengan memegang teguh adat istiadat, masyarakat Minangkabau dapat mempertahankan identitas budaya yang khas di tengah arus modernisasi. "Adat Minangkabau mengajarkan nilai-nilai kebersamaan, keadilan, dan gotong royong. Nilai-nilai ini sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi saat ini," tambahnya.
Acara yang dihadiri oleh puluhan Bundo Kanduang dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Barat ini juga digunakan sebagai sarana untuk sharing pengalaman dalam melestarikan budaya. Bima Arya berharap melalui pertemuan rutin ini, Bundo Kanduang dapat saling mendukung dan mengembangkan inovasi dalam pelestarian budaya.
Peninggalan Budaya yang Perlu Dilestarikan
Minangkabau dikenal memiliki warisan budaya yang kaya dan beragam. Mulai dari seni pertunjukan seperti Randai, Piring Dance, dan Saluang, hingga arsitektur tradisional seperti Rumah Gadang yang menjadi ciri khas. Selain itu, adat istiadat yang diatur dalam adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah juga menjadi warisan yang perlu dilestarikan.
Bima Arya menekankan bahwa pelestarian budaya tidak berarti menolak kemajuan, tetapi bagaimana menjadikan budaya sebagai fondasi dalam menghadapi perubahan. "Kita bisa mengambil nilai-nilai positif dari budaya kita untuk menghadapi tantangan global. Budaya Minangkabau memiliki kekayaan yang bisa menjadi inspirasi bagi dunia," ujarnya.
Program Pemerintah untuk Dukungan Pelestarian Budaya
Pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri telah berkomitmen untuk mendukung program pelestarian budaya daerah. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui program "Budaya Nusantara" yang bertujuan untuk mempromosikan keberagaman budaya Indonesia di tingkat nasional dan internasional.
"Kami akan terus mendukung inisiatif Bundo Kanduang dalam melestarikan budaya Minangkabau. Melalui program ini, kami berharap budaya Minangkabau semakin dikenal di kancah internasional," kata Bima Arya. Ia juga menambahkan bahwa pemerintah siap membantu berbagai kegiatan yang bertujuan untuk mempromosikan budaya Minangkabau.
Harapan ke Depan
Dalam kesempatan itu, Bima Arya juga mengajak Bundo Kanduang untuk terus berinovasi dalam memasyarakatkan budaya. Dengan memanfaatkan teknologi digital, diharapkan budaya Minangkabau dapat lebih mudah diakses oleh masyarakat, terutama generasi muda. "Kita harus cerdas dalam memanfaatkan teknologi untuk melestarikan budaya. Generasi muda harus tertarik dengan budaya kita," tegasnya.
Acara yang berlangsung meriah ini diakhiri dengan penandatanganan komitmen bersama oleh Bundo Kanduang untuk terus menjaga dan mengembangkan budaya Minangkabau. Bima Arya menutup sambutannya dengan harap agar sinergi antara pemerintah dan Bundo Kanduang dapat terus diperkuat demi kelestarian budaya Minangkabau yang semakin dikenal di dunia.
Komentar (0)