31, 2026
Nasional

Borneo FC Ingin Bawa Kepercayaan Diri dari Asia ke Ajang BRI Super League

Dian Gunawan
Dian Gunawan Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Borneo FC Ingin Bawa Kepercayaan Diri dari Asia ke Ajang BRI Super League

Borneo FC menunjukkan ambisi tinggi setelah tampil impresif di ajang Piala AFC 2023. Klub berjuluk Laskar Kapuas ini menargetkan dapat membawa kepercayaan diri yang diperoleh dari kompetisi tingkat Asia ke pentas BRI Super League 2023-2024. Manajemen dan tim pelatih optimis pengalaman bermain di panggung internasional akan menjadi modal berharga untuk meraih hasil maksimal di kompetisi domestik.

Performa Gemilang di Piala AFC

Borneo FC menorehkan sejarah tersendiri saat lolos ke babak 16 besar Piala AFC 2023. Prestasi ini menjadi yang terbaik pernah dicapai oleh klub Indonesia di kompetisi antarklub Asia sejak 2010. Di babak penyisihan grup, skuad asuhan Angel Alfredo Perez berhasil menempati posisi runner-up Grup G dengan koleksi 10 poin, di atas klub seperti Terengganu FC (Malaysia) dan Ayeyawady United (Myanmar).

Kemenangan telak 4-0 atas Macarthur FC di babak 16 besar menjadi penampilan memukau yang menunjukkan kualitas Borneo FC di kancah Asia. Performa apik tersebut membuat skuad asal Kalimantan Selatan ini mendapat pujian dari berbagai kalangan, termasuk dari para pengamat sepak bola Asia.

Modal Psikologi untuk BRI Super League

Kepercayaan diri yang diperoleh dari penampilan di Piala AFC dianggap sebagai modal psikologis penting bagi Borneo FC saat menghadapi BRI Super League 2023-2024. Manajer umum Borneo FC, Nico Alindra, menyatakan bahwa pengalaman bermain melawan tim-tim kuat Asia akan menjadi bekal berharga bagi para pemain.

"Pengalaman bermain di Piala AFC memberikan dampak positif bagi mental para pemain. Mereka sudah membuktikan bisa bersaing di level yang lebih tinggi. Ini akan kami jadikan modal untuk meraih target di BRI Super League," ujar Nico.

Target di BRI Super League

Untuk musim 2023-2024, Borneo FC menargetkan bisa masuk zona klasemen sepak BRI Super League. Manajemen menetapkan target minimal berada di posisi 10 besar klasemen akhir. Target ini dianggap realistis mengingat potensi yang dimiliki skuad setelah memperkuat beberapa pemain berkualitas.

"Kami tidak ingin sekadar bertahan di Liga 1. Target kami adalah bisa masuk 10 besar. Dengan modal pengalaman dari Piala AFC dan beberapa pemain baru yang kami datangkan, kami yakin bisa meraih target itu," tambah Nico.

Rekrutmen Pemain Strategis

Untuk memenuhi target tersebut, Borneo FC melakukan sejumlah perubahan dalam skuad. Beberapa pemain penting seperti Boaz Solossa dan Raphael Maitimo yang pensiun digantikan dengan pemain-pemain muda berbakat. Selain itu, klub juga merekrut beberapa pemain asing dengan pengalaman kompetisi.

"Kami melakukan rekrutmen yang matang. Pemain-pemain yang kami datangkan tidak hanya berdasar nama, tapi juga kebutuhan tim dan kemampuan beradaptasi dengan sistem permainan kami," jelang Nico.

Strategi Permainan

Di bawah asuhan pelatih asal Spanyol Angel Alfredo Perez, Borneo FC menampilkan gaya bermain yang menyerang dan menekan. Sistem pressing intensif dan serangan balik cepat menjadi ciri khas permainan tim ini. Strategi ini terbukti efektif di Piala AFC dan diharapkan bisa memberikan hasil serupa di BRI Super League.

"Kami akan terus mengembangkan gaya bermain yang telah terbukti efektif. Tapi kami juga akan menyesuaikan strategi menghadapi lawan-lawan di Liga 1 yang memiliki karakter berbeda," kata pelatih asal Spanyol ini.

Borneo FC juga mendapat dukungan penuh dari suporter setia, The Kapuas Army. Dukungan ini dianggap sebagai faktor penting dalam menumbuhkan semangat tim. Manajemen berencana membuat program-program khusus untuk mempererat hubungan antara tim dan suporter.

"Dukungan suporter adalah kekuatan tersendiri bagi kami. Kami akan terus berkomunikasi dengan The Kapuas Army untuk menciptakan atmosfer yang positif di Stadion Segiri," pungkas Nico.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Dian Gunawan

Penulis lepas yang menulis tentang startup, teknologi, dan ekosistem digital Indonesia.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter