PSM Makassar Kembali Meramaikan Persaingan di Papan Tengah BRI Super League
Setelah sempat terancam degradasi pada dua pekan pertama kompetisi, PSM Makassar kini berhasil bangkit dan mulai meramaikan persaingan di papan tengah klasemen BRI Super League. Performa tim yang diasuh oleh Ramdani Lestaluhu ini menunjukkan peningkatan signifikan, terutama setelah meraih kemenangan penting melawan Persikabo 1973 dengan skor 3-1 di laga terakhir.
Perjalanan Penuh Tantang Awal Musim
Awal musim kompetisi BRI Super League 2023/2024 tidak mudah bagi PSM Makassar. Tim jebolan Liga 1 ini harus menghadapi dua kekalahan beruntun pada pekan pertama dan kedua. Hasil buruk ini membuat PSM terbenam di zona degradasi, menimbulkan kepanikan di kalangan suporter dan meningkatkan tekanan pada pelatih serta pemain.
Keadaan semakin memprihatinkan ketika PSM hanya mampu mengoleksi satu poin dari empat laga awal. Performa yang tidak konsisten menjadi masalah utama, terutama di laga tandang di mana tim kesulitan menunjukkan permainan terbaiknya. Kritik bermunculan dari berbagai pihak, termasuk dari suporter yang selalu setia mendukung tim kebanggaan Makassar ini.
Transformasi dan Perbaikan Strategi
Menyadari kondisi yang genting, manajemen PSM melakukan sejumlah perubahan. Pertama, dilakukan evaluasi mendalam terhadap performa tim. Pelatih Ramdani Lestaluhu kemudian melakukan penyesuaian strategi, terutama dalam hal sistem permainan dan rotasi pemain. Beberapa pemain senior diberi kepercayaan lebih, sementara pemain muda yang dinilai belum siap digeser sementara waktu.
Perubahan lain yang signifikan adalah penambahan beberapa pemain baru di bursa transfer. Meskipun anggaran terbatas, manajemen PSM berhasil merekrut beberapa pemain berkualitas yang mampu menambah kekuatan tim. Penyerang asing baru, Bruno Meneghel, menjadi salah satu pemain kunci yang mampu membangun sinergi dengan penyerang lokal lainnya.
Hasil Positif Muncul
Setelah serangkaian perubahan tersebut, hasil positif mulai terlihat. PSM berhasil meraih kemenangan perdana mereka saat menjamu Persikabo 1973. Dalam laga yang berlangsung di Stadion Mattoangin, Minggu (15/10), PSM menunjukkan permainan yang menggugah dengan kemenangan telak 3-1.
Tiga gol PSM dicetak oleh Bruno Meneghel (2 gol) dan Egy Maulana Vikri. Kemenangan ini menjadi titik balik bagi tim Laskar Jaba Pangi yang sebelumnya hanya mampu meraih hasil imbang dan kekalahan. Performa pemain yang lebih konsisten dan solid menjadi kunci kesuksesan tim di laga tersebut.
Posisi di Klasemen dan Target Musim
Dengan hasil positif tersebut, PSM kini naik ke posisi ke-13 klasemen sementara BRI Super League dengan mengoleksi 15 poin dari 14 laga. Posisi ini jauh lebih baik dibandingkan di awal musim ketika tim berada di peringkat ke-18. PSM kini hanya terpaut empat poin dari zona Liga 2.
Menurut Ramdani Lestaluhu, target utama musim ini adalah lolos dari zona degradasi dan bermain di papan tengah klasemen. "Kemenangan melawan Persikabo adalah kepercayaan diri bagi kami. Kami akan terus berjuang untuk meraih hasil maksimal di setiap laga. Target kami adalah finis di posisi 10 besar klasemen akhir," ujarnya usai pertandingan.
Dengan meningkatnya performa, PSM kini mulai dianggap sebagai ancaman nyata bagi tim-tengah klasemen. Beberapa tim yang sebelumnya dianggap lebih unggul kini harus was-was dengan kebangkitan tim asal Sulawesi Selatan ini. Persaingan di papan tengah klasemen BRI Super League semakin sengit dengan hadirnya PSM sebagai pesaing baru.
Supporter dan Atmosfer Tim
Kebangkitan PSM juga disambut baik oleh para suporter. Stadion Mattoangin kembali dipadati ribuan suporter saat tim tuan rumah bertanding. Atmosfer mendukung ini menjadi pendorong bagi para pemain untuk memberikan performa terbaik. "Dukungan suporter adalah kekuatan tersendiri bagi kami. Mereka selalu setia meskipun kami sedang sulit. Kemenangan ini adalah hadiah untuk mereka," kata kapten tim, M. Fachruddin.
PSM kini menghadapi tugas berat menjalani laga tandang melawan Persija Jakarta di pekan ke-15. Laga yang akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Sabtu (21/10) ini dianggap sebagai ujian nyata bagi kebangkitan tim. Jika mampu meraih poin, PSM akan semakin percaya diri dalam meramaikan persaingan di papan tengah klasemen BRI Super League.
Komentar (0)