25, 2026
Nasional

Bukan Cuma Jakarta! Ini Daftar Kota dengan Biaya Hidup Termahal

Biaya kebutuhan hidup layak (KHL) di Indonesia masih timpang antarwilayah]]>

Fajar Hidayat
Fajar Hidayat Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Bukan Cuma Jakarta! Ini Daftar Kota dengan Biaya Hidup Termahal

Bukan Cuma Jakarta! Ini Daftar Kota dengan Biaya Hidup Termahal

Indonesia memiliki berbagai kota dengan tingkat biaya hidup yang bervariasi. Meskipun sering dikaitkan sebagai kota dengan biaya hidup tertinggi, Jakarta ternyata bukan satu-satunya kota di Indonesia yang mahal untuk dihuni. Berdasarkan data terkini, ada beberapa kota lain di Indonesia yang menempati posisi serupa atau bahkan lebih tinggi dalam hal biaya hidup.

Surabaya Menjadi Kota Termahal Kedua Setelah Jakarta

Surabaya, ibu kota Provinsi Jawa Timur, secara konsisten menempati peringkat kedua sebagai kota dengan biaya hidup tertinggi di Indonesia. Menurut survei biaya hidup yang dilakukan oleh lembaga riset independen, biaya hidup di Surabaya mencapai 85% dari biaya hidup di Jakarta. Angka ini mencakup biaya perumahan, transportasi, pangan, dan layanan dasar lainnya.

Biaya perumahan di Surabaya terus meningkat, terutama di area-area strategis seperti Jl. Raya Darmo, Jl. Ahmad Yani, dan sekitar kawasan Tunjungan. Harga apartemen dengan ukuran dua kamar tidur di area ini berkisar Rp 500 juta hingga Rp 1 miliar, tergantung lokasi dan fasilitas yang ditawarkan. Sementara itu, biaya sewa rumah juga melambung, dengan harga rata-rata Rp 5 juta hingga Rp 15 juta per bulan tergantung ukuran dan lokasi.

Bandung: Kota dengan Biaya Hidup yang Terus Melonjak

Bandung, dikenal sebagai kota kreatif dan pusat pendidikan, juga mengalami kenaikan biaya hidup yang signifikan. Beberapa tahun terakhir, Bandung tercatat sebagai kota dengan biaya hidup ketiga tertinggi di Indonesia setelah Jakarta dan Surabaya. Kenaikan ini dipicu oleh pertumbuhan ekonomi yang pesat dan meningkatnya minat investasi di kota ini.

Kawasan seperti Jl. Raya Soreang, Jl. Ir. H. Djuanda, dan sekitar kawasan Dago menjadi incaran para pencari rumah dan apartemen. Harga properti di area ini terus mengalami apresiasi, dengan harga jual apartemen mulai dari Rp 400 juta hingga Rp 1,2 miliar. Selain itu, biaya hidup sehari-hari seperti makanan, transportasi, dan hiburan juga meningkat seiring dengan semakin berkembangnya sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di kota ini.

Medan: Kota dengan Biaya Hidup Tertinggi di Luar Jawa

Di luar Pulau Jawa, Medan menempati posisi sebagai kota dengan biaya hidup tertinggi. Sebagai pusat ekonomi terbesar di Sumatera Utara, Medan menarik banyak migrasi pekerja yang berdampak pada peningkatan permintaan perumahan dan layanan dasar.

Biaya hidup di Medan terutama didominasi oleh biaya perumahan di area seperti Jl. Setia Budi, Jl. Gatot Subroto, dan sekitar kawasan Medan Selatan. Harga apartemen dengan ukuran dua kamar tidur di area ini berkisar Rp 400 juta hingga Rp 900 juta. Sementara itu, biaya sewa rumah berkisar Rp 4 juta hingga Rp 12 juta per bulan. Selain perumahan, biaya pangan dan transportasi di Medan juga termasuk yang tertinggi di luar Pulau Jawa.

Semarang dan Makassar Ikut Menjadi Pilihan yang Mahal

Semarang, sebagai ibu kota Provinsi Jawa Tengah, juga menempati posisi sebagai kota dengan biaya hidup yang tinggi di Indonesia. Kawasan seperti Jl. Gajah Raya, Jl. Pandanaran, dan sekitar kawasan Simpang Lima menjadi pusat aktivitas ekonomi dengan biaya hidup yang relatif mahal. Harga properti di kota ini terus meningkat seiring dengan pesatnya pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi.

Sementara itu, di Sulawesi Selatan, Makassar juga mengalami peningkatan biaya hidup yang signifikan. Sebagai pusat ekonomi di wilayah Timur Indonesia, Makassar menarik banyak investor dan pekerja yang berdampak pada kenaikan harga properti dan layanan dasar. Area seperti Jl. AP Pettarani, Jl. Urip Sumoharjo, dan sekitar kawasan Mall Ratu Indah menjadi lokasi dengan biaya hidup yang tinggi di kota ini.

Faktor yang Mempengaruhi Kenaikan Biaya Hidup

Beberapa faktor berkontribusi pada kenaikan biaya hidup di berbagai kota besar di Indonesia. Pertama, urbanisasi yang pesat menyebabkan meningkatnya permintaan terhadap perumahan dan layanan dasar. Kedua, pertumbuhan ekonomi yang pesat di berbagai kota besar menarik investasi dan meningkatkan daya beli masyarakat, yang pada gilirannya menaikkan harga barang dan jasa. Ketiga, keterbatasan lahan dan infrastruktur yang tidak sebanding dengan pertumbuhan penduduk juga menjadi pemicu kenaikan biaya hidup.

Dengan demikian, meskipun Jakarta tetap menjadi kota dengan biaya hidup tertinggi di Indonesia, beberapa kota lain seperti Surabaya, Bandung, Medan, Semarang, dan Makassar juga mengalami peningkatan biaya hidup yang signifikan. Kenaikan ini menuntut masyarakat untuk melakukan perencanaan keuangan yang matra dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari di berbagai kota besar di Indonesia.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Fajar Hidayat

Penulis berita kesehatan nasional dan kebijakan layanan medis.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter