26, 2026
Nasional

Buronan Kasus Penembakan Karyawan Freeport Ditangkap

Eka Kusuma
Eka Kusuma Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Buronan Kasus Penembakan Karyawan Freeport Ditangkap

Polisi Reserse Kriminal (Polda) Papua berhasil menangkap buronan kasus penembakan yang menewaskan seorang karyawan PT Freeport Indonesia di kawasan tambang emas tersebut. Penangkapan dilakukan pada Rabu (15/3) dini hari di wilayah Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua.

Korban yang tewas dalam insiden tersebut bernama Yulius Pongkorok (45), seorang karyawan kontrak PT Freeport Indonesia yang bekerja sebagai operator alat berat. Korban ditemukan tewas dengan luka tembak di bagian dada di area parkir kantor tambang pada Selasa (14/3) sekitar pukul 14.30 WIT.

Kepala Polda Papua Irjen Pol. Paulus Waterpauw mengatakan bahwa penangkapan pelaku dilakukan setelah tim penyidik melakukan penyelidikan intensif selama tiga hari terakhir. "Kami berhasil mengamankan pelaku di lokasi persembunyiannya di Tembagapura. Pelaku adalah warga negara Indonesia yang pernah bekerja di perusahaan tambang yang sama," ujar Waterpauw dalam konferensi pers di Merauke, Rabu (15/3).

Kronologi Insiden Penembakan

Menurut keterangan saksi mata, korban sedang menuju ke area parkir motor di dekat kantor tambang ketika diserang oleh pelaku. Pelaku yang menggunakan senjata api jenis FN pistol menembak korban dari belakang tanpa ada peringatan terlebih dahulu.

Tim penyidik dari Satreskrim Polda Papua langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan bukti-bukti fisik di lokasi. Selain itu, penyidik juga mewawancara saksi-saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian untuk mengungkap motif penembakan tersebut.

Motif Penembakan Masih Diselidiki

Saat ini, motif penembakan masih menjadi sorotan utama penyidik. Menurut informasi yang dihimpun, korban dan pelaku sempat memiliki perselisihan terkait masalah pekerjaan beberapa waktu lalu. Namun, hal ini masih dalam tahap verifikasi.

Polisi juga menyita barang bukti berupa senjata api jenis FN pistol dengan nomor seri已被 dihilangkan, satu unit sepeda motor yang digunakan pelaku untuk melarikan diri, serta beberapa amunisi yang ditemukan di tempat persembunyian pelaku.

Reaksi PT Freeport Indonesia

PT Freeport Indonesia menyatakan prihatin atas kejadian penembakan yang menewaskan salah satu karyawannya. Perusahaan menegakan komitmen untuk memberikan dukungan penuh dalam proses penyidikan.

Perusahaan juga telah mengaktifkan protokol keamanan yang lebih ketat di area operasionalnya untuk mencegah kejadian serupa di masa depan. Selain itu, PT Freeport Indonesia juga memberikan konseling psikologis kepada rekan kerja korban.

Respon Pemerintah Daerah

Gubernur Papua, Lukas Enembe, menyatakan penyesalannya atas terjadinya insiden penembakan di kawasan tambang. Pemerintah Daerah Papua berkomitmen untuk memastikan keamanan dan ketertiban di seluruh wilayah, termasuk di kawasan industri.

Sebagai tindakan preventif, pemerintah daerah akan menggelar rapat koordinasi bersama aparat keamanan, perusahaan, dan tokoh adat untuk membahas strategi peningkatan keamanan di kawasan tambang.

Tantangan Keamanan di Kawasan Tambang

Insiden penembakan ini menyoroti tantangan keamanan yang kompleks di kawasan tambang Papua. Selama ini, area operasional PT Freeport Indonesia sering menjadi sengketa antara pihak perusahaan, masyarakat lokal, dan kelompok separatis.

Menurut Zaki, peningkatan keamanan di kawasan tambang harus diimbangi dengan program-program pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal dan pemenuhan hak-hak adat untuk menciptakan keadilan sosial yang merata.

Saat ini, pelaku penembakan masih dalam pengembangan pihak kepolisian untuk proses penyidikan lebih lanjut. Polisi berjanji akan menuntaskan kasus ini secara profesional dan tuntas sesuai dengan hukum yang berlaku.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Eka Kusuma

Kontributor rubrik data dan visualisasi angka penting.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter