02, 2026
Nasional

Detik-detik Mencekam Truk Molen Tabrak Kerumunan hingga 6 Orang Tewas di Bekasi

Salah seorang pengendara motor berinisial FN menceritakan detik-detik mencekam saat kecelakaan yang melibatkan truk molen itu terjadi.]]>

Dimas Permana
Dimas Permana Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Detik-detik Mencekam Truk Molen Tabrak Kerumunan hingga 6 Orang Tewas di Bekasi

Truk Molen Menabrak Kerumunan di Bekasi, 6 Orang Tewas

Sebuah truk molen menabrak kerumunan warga di Jalan Raya Bekasi, Kota Bekasi, Selasa (15/8) pagi. Insiden mencekam ini mengakibatkan enam orang tewas dan beberapa orang lainnya luka-luka. Truk bermuatan beton tersebut dikendarai oleh seorang sopir yang diduga kehilangan kendali saat hendak menuruni jalan yang memiliki kemiringan curam.

Kepala Kepolisian Resor (Polres) Metro Bekasi Kota, Komisaris Besar (Kompol) Ade Aryanto, mengatakan kejadian terjadi sekitar pukul 08.30 WIB di dekat Pasar Pondok Gede. Truk molen yang sedang mengangkut material bangunan itu tiba-tiba melaju kencat dan menabrak sejumlah pedagang yang sedang berjualan di sepanjang jalan.

Kronologi Kejadian Tragedi

Berdasarkan keterangan saksi mata, truk molen yang melaju dari arah Jakarta menuju Bekasi tiba-tiba kehilangan rem saat menuruni jalan. Sopir truk yang berinisial S (45) terlihs gagal mengendalikan kendaraannya yang semakin cepat menuruni kemiringan jalan.

"Truk itu makin cepat dan sopirnya terlihs panik. Truk langsung menabrak gerobak dan pedagang yang sedang berjualan di pinggir jalan," kata seorang saksi mata, Ahmad (32), kepada wartawan.

Truk kemudian menabrak beberapa gerobak pedagang dan sejumlah warga yang sedang beraktivitas di sekitar pasar. Beberapa korban terseret sejauh sekitar 20 meter sebelum truk akhirnya berhenti setelah menabrak tiang listrik.

Korban Tewas dan Luka-luka

Dalam insiden ini, enam orang tewas di tempat kejadian. Korban tewas terdiri dari empat pria dan dua wanita. Selain itu, delapan orang lainnya mengalami luka-luka berat dan ringan dan langsung dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapat perawatan.

"Kami telah mengevakuasi enam jenazah korban dan membawa delapan orang luka ke RSUD Bekasi dan RS Hermina," kata Kapolres Ade Aryanto.

Para korban luka masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Dari delapan korban luka, dua orang dalam kondisi kritis. Tim medis masih berupaya menyelamatkan nyawa para korban yang masih dirawat.

Penyelidikan Segera Dilakukan

Polisi telah mengamankan sopir truk dan kendaraan untuk penyelidikan lebih lanjut. Sopir truk dinyatakan sebagai saksi dalam kasus ini karena menjadi korban juga dalam kecelakaan tersebut.

"Sopir truk mengalami luka-luka dan saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit. Setelah kondisinya stabil, kami akan memintanya untuk dimintai keterangan," kata Ade Aryanto.

Polisi juga telah mengamankan beberapa saksi mata untuk dimintai keterangan tentang kejadian tersebut. Kepala Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Surya, mengatakan pihaknya sedang menyelidiki penyebab kecelakaan tersebut.

"Kami masih menyelidiki apakah kecelakaan ini disebabkan oleh rem truk yang blong atau karena kelalaian sopir. Kami juga akan memeriksa surat-surat truk dan kondisi jalur yang dilalui," kata Surya.

Reaksi Warga dan Pemerintah

Insiden ini membuat warga sekitar terkejut dan sedih. Banyak warga yang datang ke lokasi kejadian untuk melihat kondisi di sana. Beberapa warga bahkan menangis melihat korban yang tewas dan terluka.

"Saya kaget sekali mendengar ada kecelakaan mengerikan seperti ini. Tempat ini biasanya ramai dengan pedagang dan pengunjung, jadi sangat menyayangkan korban yang tewas," kata warga setempat, Ratna (45).

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, turut menyampaikan duka cita atas musibah yang menimpa warga Bekasi. Ridwan Kamil meminta pihak terkait segera menyelesaikan penyelidikan dan memberikan santunan kepada keluarga korban.

"Kami turut berdua cita atas musibah yang menimba korban jiwa di Bekasi. Pemerintah provinsi siap membantu korban dan keluarganya," kata Ridwan Kamil dalam keterangannya.

Kejadian Serupa Terjadi Sebelumnya

Ini bukan kali pertama kejadian serupa terjadi di Jalan Raya Bekasi. Pada tahun 2020, sebuah truk kontainer juga menabrak sejumlah pedagang di lokasi yang hampir sama, menyebabkan tiga orang tewas dan lima orang luka-luka.

Warga setempat berharap pemerintah segera menyelesaikan masalah yang sering terjadi di jalur tersebut. Mereka meminta adanya penertiban pedagang dan perbaikan jalan untuk mencegah kecelakaan serupa terjadi lagi di masa depan.

"Kami minta pemerintah segera melakukan tindakan nyata untuk keamanan di jalan ini. Jalan ini sering terjadi kecelakaan karena banyak pedagang dan kondisi jalur yang menurun," kata warga setempat, Budi (50).

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Dimas Permana

Reporter Politik Muda. Fokus pada gerakan pemuda, politik digital, dan representasi generasi Z.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter