30, 2026
Nasional

Dewan Pakar Pilih 4 Penerima DPD RI Awards: Kami Tak Bisa Diintervensi

Dewan Pakar memilih penerima DPD RI Awards 2026 dalam 4 kategori. Proses penjaringan transparan dan diharapkan menginspirasi masyarakat untuk berinovasi.]]>

Sandi Setiawan
Sandi Setiawan Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Dewan Pakar Pilih 4 Penerima DPD RI Awards: Kami Tak Bisa Diintervensi

Dewan Pakar Pilih 4 Penerima DPD RI Awards: Kami Tak Bisa Diintervensi

Empat tokoh terpilih menerima penghargaan DPD RI Awards dalam berbagai kategori. Dewan Pakar yang menentukan penerima penghargaan ini menegaskan bahwa proses seleksi berjalan independen dan tidak ada intervensi dari pihak manapun.

Dewan Pakar DPD RI Awards yang terdiri dari delapan pakar dari berbagai latar belakang akademisi, praktisi, dan tokoh masyarakat telah menyelesaikan proses seleksi penerima penghargaan tahun ini. Setelah melalui serangkaian evaluasi yang ketat, akhirnya ditetapkan empat penerima penghargaan dalam empat kategori berbeda.

Proses Seleksi Independen

Ketua Dewan Pakar DPD RI Awards, Prof. Dr. Ahmad Sofyan, menjelaskan bahwa proses seleksi berlangsung transparan dan objektif. "Kami telah mungkin puluhan nominasi dari berbagai daerah di Indonesia. Setiap nominasi dievaluasi berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan sebelumnya," ujarnya.

Menurutnya, tidak ada tekanan atau intervensi dari pihak manapun dalam menentukan penerima penghargaan. "Kami adalah dewan pakar yang independen. Keputusan kami berdasarkan kelayakan dan prestasi yang dimiliki para penerima, bukan karena tekanan atau intervensi," tegasnya.

Empat Penerima Penghargaan

Dalam kategori Pembangunan Daerah Berkelanjutan, penghargaan diberikan kepada Bupati Sragen, H. Kusdinar Untung Yani. Prestasinya dalam mengelola daerahnya dengan memprioritaskan pembangunan berkelanjutan dan kemandirian ekonomi masyarakat menjadi pertimbangan utama.

Kategori Inovasi Pemerintahan Daerah diraih oleh Walikota Surabaya, Tri Rismaharini. Ika dikenal dengan berbagai inovasi dalam pelayanan publik dan pembangunan infrastruktur yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Sedangkan untuk kategori Kontribusi terhadap Peningkatan Kualitas Demokrasi, penghargaan diberikan kepada tokoh masyarakat dari Papua, Drs. Yan Mandenas. Ia telah lama berkontribusi dalam memperjuangkan hak asasi manusia dan demokrasi di daerahnya.

Kategori terakhir, Pemimpin Muda Berprestasi, diraih oleh Kepala Desa Sukamaju, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Ade Yasin. Prestasinya dalam mengembangkan desanya melalui program-program inovatif dan partisipasi masyarakat menjadi panutan pemimpin muda di Indonesia.

Kriteria Penilaian yang Ketat

Menurut anggota Dewan Pakar, Dr. Maya Sari, kelayakan penerima penghargaan ditentukan melalui berbagai kriteria yang telah ditetapkan. "Kami melihat jejak prestasi, integritas, dampak bagi masyarakat, serta inovasi yang dihasilkan oleh para penerima," jelasnya.

Proses penilaian meliputi studi dokumen, wawancara, hingga verifikasi lapangan. "Kami tidak hanya melihat dari laporan tertulis, tetapi juga melihat secara langsung dampak yang dihasilkan oleh para penerima," tambahnya.

Penghargaan Sebagai Bentuk Apresiasi

Ketua DPD RI, AA La Nyalla Mahmud Mattalitti, mengatakan bahwa DPD RI Awards merupakan bentuk apresiasi dari lembaga legislatif daerah terhadap kontribusi individu dalam pembangunan daerah. "Kami ingin memberikan apresiasi kepada mereka yang berkontribusi nyata bagi kemajuan daerah dan bangsa," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa penghargaan ini juga diharapkan dapat menjadi motivasi bagi tokoh lain untuk terus berkontribusi. "Dengan memberikan penghargaan, kami ingin mendorong semangat positif bagi para pemimpin dan tokoh masyarakat untuk terus berbuat yang terbaik untuk rakyat," tandasnya.

Upacara pemberian penghargaan akan dilaksanakan secara virtual pada bulan Desember mendatang. Para penerima penghargaan akan disampaikan secara langsung oleh pimpinan DPD RI. Penghargaan ini akan diserahkan bersamaan dengan peringatan hari ulang tahun DPD RI yang ke-18.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Sandi Setiawan

Jurnalis ekonomi yang fokus pada kebijakan makro dan sektor keuangan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter