30, 2026
Nasional

Jatuh Saat Dikejar Massa, Maling Motor di RS Tangerang Ditangkap

Seorang pria berinisial AS ditangkap setelah mencuri sepeda motor di rumah sakit Tangerang. Pelaku terjatuh saat melarikan diri, satu pelaku masih buron.]]>

Hesti Nasution
Hesti Nasution Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Jatuh Saat Dikejar Massa, Maling Motor di RS Tangerang Ditangkap

Jatuh Saat Dikejar Massa, Maling Motor di RS Tangerang Ditangkap

Seorang pemuda berinisial M (25) ditangkap oleh aparat kepolisian setelah diamankan oleh massa saat mencuri motor di sekitar Rumah Sakit (RS) Tangerang. Kejadian ini berlangsung pada Rabu (12/7) sekitar pukul 14.00 WIB, di mana pelaku berhasil digagalkan warga setelah melakukan aksinya.

Kasatreskrim Polres Tangerang Kota, Kompol Aris menyampaikan bahwa pelaku tertangkap tangan saat mencoba membawa kabur sepeda motor Honda Beat warna putih bernomor polisi D 1234 ABC. "Pelaku sudah lama menjadi incar kami karena sering melakukan kejahatan pencurian kendaraan bermotor di wilayah Tangerang," ujar Aris saat memberikan keterangan pers.

Modus Operandi Pelaku

Menurut keterangan saksi mata, pelaku mengincar korban yang sedang parkir motor tanpa mengganti kunci kontak di depan RS Tangerang. "Pelaku memanfaatkan kondisi korban yang sedang asyik berobat dan membiarkan motor dalam kondisi meson," jelas seorang saksi yang enggan disebutkan namanya.

Setelah berhasil mencuri motor, pelaku langsung melarikan diri. Namun, nasib buruk menimpanya saat sejumlah warga menyadari adanya kecurian. Warga sekitara langsung mengejar pelaku yang berusaha melarikan dira dengan menggunakan motor hasil curiannya tersebut.

Kejar-kejaran Berakhir di Jalan Terjal

Dalam kejar-kejaran yang sengit, pelaku kehilangan kendali dan terjatuh dari motornya di jalan yang cukup terjal di depan RS Tangerang. "Massa yang mengejar langsung mengamankan pelaku dan melumpuhkan gerakannya sebelum polisi tiba di lokasi," tambah Aris.

Warga yang marah melihat aksi pelaku sempat hendak melakukan kekerasan terhadap M. Namun, berkat intervensi petugas keamanan RS Tangerang, pelaku berhasil diselamatkan dari amukan massa dan diserahkan kepada aparat kepolisian yang tiba di lokasi.

Pelaku Mengaku Lakukan Pencurian untuk Biaya Operasi

Setelah diamankan, pelaku mengakui perbuatannya. Ia mengaku melakukan pencurian motor karena membutuhkan uang untuk biaya operasi ibunya yang sedang dirawat di RS Tangerang. "Saya tidak sengaja mencuri, tapi karena kondisi memaksa. Ibu saya sedang dirawat di RS ini dan membutuhkan biaya operasi yang besar," ucap M dengan menunduk.

Menanggapi pengakuan tersebut, Aris menyatakan bahwa keadaan darurat bukan alasan untuk melakukan tindakan pidana. "Meskipun ada motif khusus, pelaku tetap akan ditindak tegas sesuai dengan hukum yang berlaku. Kami akan memeriksa lebih lanjut motif dan latar belakang perbuatan pelaku," jelasnya.

Polisi Tetapkan M sebagai Tersangka

Polisi telah menetapkan M sebagai tersangka dalam kasus pencurian kendaraan bermotor. Pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman penjara maksimal 7 tahun. "Kami masih mengembangkan kasus ini untuk mencari tahu apakah pelaku bekerja sendiri atau ada jaringan kriminal lain yang terlibat," tambah Aris.

Selain itu, polisi juga menyita barang bukti berupa motor hasil curian yang digunakan pelaku. Motor tersebut akan digunakan sebagai bukti dalam proses pengadilan nantinya. "Kami juga akan memeriksa catatan administrasi motor untuk memastikan tidak ada indikasi pencurian sebelumnya," ujar Aris.

Tingkatkan Kewaspadaan

Kejadian ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk selalu waspada terhadap tindak kejahatan pencurian kendaraan bermotor. Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak meninggalkan kunci kontak dalam kondisi meson saat memarkir motor, terutama di area yang ramai seperti rumah sakit atau pusat perbelanjaan.

"Selain itu, masyarakat juga diminta untuk segera melapor ke polisi jika melihat adanya kej mencurian atau aktivitas mencurian," tambah Aris. "Kerjasama antara masyarakat dan polisi sangat penting untuk mencegah dan menangani kejahatan di wilayah ini."

Dengan adanya penangkapan ini, diharapkan dapat menurunkan angka kejahatan pencurian kendaraan bermotor di wilayah Tangerang. Polisi berjanji akan terus melakukan patroli dan operasi penangkapan terhadap pelaku kejahatan untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Hesti Nasution

Analis pasar modal dengan pengalaman lebih dari satu dekade di industri.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter