03, 2026
Nasional

Kapolda Metro Jaya Rombak Personel, Ini Daftar Kasat dan Kapolsek Dimutasi

Teguh Setiawan
Teguh Setiawan Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Kapolda Metro Jaya Lakukan Mutasi Massal 40 Personel

Polda Metro Jaya melakukan rotasi personel sebanyak 40 pejabat struktural di lingkungan wilayah hukumnya. Mutasi ini dipimpin langsung oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Fadil Imran dan berlangsung di ruang rapat utama Polda Metro Jaya, Rabu (15/3/2023). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kinerja dan profesionalisme dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Ibukota.

Daftar Pejabat yang Dimutasi

Dalam mutasi kali ini, ada beberapa nama pejabat penting yang mengalami perpindahan tugas. Di antaranya adalah Kepala Satuan Reserse Narkoba (Kasat Narkoba) Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Eko Dani, yang akan menempati posisi sebagai Kepala Satuan Reserse Kriminal Khusus (Kasat Reskrim Khusus) Polres Metro Jakarta Selatan. Sementara itu, posisi Kasat Narkoba di Jakarta Barat akan diisi oleh AKBP Teddy Widyanto yang sebelumnya menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara.

Untuk wilayah Jakarta Selatan, terjadi perpindahan Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Aris Wibowo, yang akan digantikan oleh AKBP Irfan Hendrawan yang sebelumnya menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur. Sementara itu, posisi Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan diisi oleh AKBP Adi Nugroho yang sebelumnya menjabat sebagai Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat.

Di wilayah Jakarta Timur, terjadi perpindahan Kepala Polsek Pondok Gede, Kompol Hendra, yang akan menempati posisi sebagai Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur. Sementara itu, posisi Kapolsek Pondok Gede akan diisi oleh Kompol Budi Santoso yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Kramat Jati.

Untuk wilayah Jakarta Utara, terjadi perpindahan Kepala Polsek Tanjung Priok, Kompol Ahmad Rizki, yang akan menempati posisi sebagai Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara. Sementara itu, posisi Kapolsek Tanjung Priok akan diisi oleh Kompol Eko Prasetyo yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Koja.

Tujuan Mutasi Personel

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Fadil Imran menjelaskan bahwa mutasi ini dilakukan untuk mencapai beberapa tujuan strategis. Pertama, untuk menciptakan dinamika baru dalam organisasi guna meningkatkan kinerja personel. Kedua, untuk memastikan setiap posisi diisi oleh pejabat yang tepat sesuai dengan kompetensi dan pengalamannya. Ketiga, untuk mencegah stagnasi dalam penugasan dan memberikan pengalaman kepada personel di berbagai wilayah dan posisi.

"Mutasi ini adalah bagian dari rutinitas manajemen dalam organisasi kepolisian. Kami ingin setiap personel memiliki pengalaman kerja yang beragam sehingga dapat mengembangkan kompetensi dan profesionalisme," ujar Kapolda Metro Jaya.

Respon dari Personel yang Terdampak

Beberapa personel yang terdampak mutasi menyatakan siap menempati posisi baru. AKBP Eko Dani, misalnya, mengaku siap menghadapi tantangan di posisi baru sebagai Kasat Reskrim Khusus Polres Metro Jakarta Selatan.

"Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Saya akan memberikan yang terbaik untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Jakarta Selatan," ujar Eko Dani.

Sementara itu, AKBP Aris Wibowo, yang akan menempati posisi sebagai Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Selatan, menyatakan bahwa ia akan fokus pada peningkatan kesadaran masyarakat terkait keselamatan berlalu lintas.

"Lalu lintas di Jakarta Selatan cukup padat, sehingga kami perlu meningkatkan koordinasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat untuk menciptakan sistem lalu lintas yang lebih baik," ujar Aris.

Reaksi dari Masyarakat

Masyarakat memberikan respons beragam terhadap mutasi massal ini. Beberapa di antaranya menyambut baik dengan harapan adanya perubahan yang signifikan dalam penanganan keamanan dan ketertiban di wilayahnya masing-masing.

"Semoga dengan adanya personel baru, khususnya di wilayah Jakarta Selatan, keamanan dan ketertiban bisa lebih terjaga. Apalagi di beberapa wilayah masih sering terjadi kriminalitas," ujar Ahmad, warga Kebayoran Baru.

Sementara itu, ada pula yang meminta agar mutasi ini tidak hanya sebatas pergantian nama, tetapi disertai dengan peningkatan kualitas pelayanan dan penegakan hukum yang lebih tegas.

"Yang kami harapkan, mutasi ini diikuti dengan peningkatan kinerja dan profesionalisme personel kepolisian. Jangan hanya pergantian nama saja tanpa ada perubahan yang nyata," ujar Siti, warga Tanjung Priok.

Target Polda Metro Jaya

Dalam kesempatan yang sama, Kapolda Metro Jaya juga menyampaikan target yang ingin dicapai dalam waktu dekat. Target tersebut antara lain penurunan angka kriminalitas di wilayah hukum Polda Metro Jaya, peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian, dan peningkatan profesionalisme personel.

"Kami akan terus berupaya untuk mencapai target tersebut. Dengan adanya mutasi ini, kami harap dapat menciptakan atmosfer yang lebih kondusif untuk masyarakat Jakarta," pungkas Kapolda Metro Jaya.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Teguh Setiawan

Penulis yang mendalami isu sosial, pendidikan, dan kebijakan publik.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter