29, 2026
Nasional

Liverpool Singkirkan Chelsea, Fofana Jadi Bulan-bulanan Netizen

Liverpool singkirkan Chelsea lewat adu penalti 6-5. Wesley Fofana jadi sorotan setelah handball dan gagal mengeksekusi penalti penentu.]]>

Eko Wibowo
Eko Wibowo Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Liverpool Singkirkan Chelsea, Fofana Jadi Bulan-bulanan Netizen

Liverpool Singkirkan Chelsea, Fofana Jadi Bulan-bulanan Netizen

London - Pertandingan sengit antara Liverpool dan Chelsea di babak perempat final Piala FA berakhir dengan kemenangan 2-1 untuk The Reds. Meski berhasil melangkah ke babak selanjutnya, performa tim asuhan Jürgen Klopp ini tidak luput dari kritik tajam dari para penggemar. Di sisi lain, sejumlah pemain Chelsea menjadi sorotan khusus, terutama Wesley Fofana yang menjadi bulan-bulanan di media sosial setelah kesalahannya yang memicu gol pembuka Liverpool.

Perjalanan Pertandingan yang Ketat

Laga yang berlangsung di Stamford Bridge Minggu (19/3) malam WIB ini berlangsung sangat sengit sejak menit awal. Liverpool mendominasi penguasaan bola namun Chelsea yang bertindak sebagai tim tuan rumah mampu memberikan perlawanan yang tangguh. Kedua tim saling serang namun pertahanan kedua belah pihak masih mampu membendung serangan lawan.

Gol pembuka tercipta pada menit ke-38 melalui akselerasi Mohamed Salah di sisi kanan pertahanan Chelsea. Bola disundulnya berhasil disambut dengan sempurna oleh Cody Gakpo yang menuntaskannya menjadi gol. Video slow motion menunjukkan bahwa Wesley Fofana terlihat kebingungan dalam menghadapi akselerasi Salah, yang menjadi bahan komentar netizen setelah pertandingan.

Fofana Jadi Sorotan Utama

Performa Fofana menjadi bahan perbincangan hangat di berbagai platform media sosial. Beberapa pengguna Twitter mengunggah ulang aksi Salah yang mencetak gol pertama dengan keterangan yang mengolok-olok penjaga bertahan asal Prancis tersebut. Tagar #FofanaChokes dan #FofanaMistake menjadi trending topic di Twitter Inggris seusai laga.

Banyak analis yang menilai bahwa kesalahan individu Fofana menjadi faktor krusial dalam kekalahan Chelsea. Pemain berusia 23 tahun tersebut sebelumnya juga sempat membuat kesalahan fatal dalam laga kontra Real Madrid di babak 16 besar Liga Champions yang mengakibatkan Chelsea tersingkir dari kompetisi tersebut.

Kendali Liverpool Di Pertengahan Babak Kedua

Memasuki babak kedua, Liverpool semakin menguasai jalannya pertandingan. Konsistensi dalam menjalankan sistem press high membuat para pemain Chelsea kesulangan mengatur serangan. Pada menit ke-67, tekanan Liverpool membuahkan hasil melalui gol Darwin Núñez setelah menerima umpan silang dari sisi kiri pertahanan Chelsea.

Chelsea mencoba membalas melalui serangan balik cepat namun pertahanan Liverpool yang diperkuat oleh Virgil van Dijk dan Ibrahima Konaté mampu membendung serangan berkali-kali. Peluang emas datang dari kaki Raheem Sterling namun tendangannya masih melencur di sisi gawang Alisson Becker.

Penyelesaian Dramatis

Pada menit-menit akhir, Chelsea berhasil mencetak gol melalui Joël Matip yang bunuh diri usai menepak bola yang mengenai kakinya setelah sundulan Kai Havertz. Namun upaya terlambat ini tidak cukup untuk menyelamatkan Chelsea dari kekalahan. Liverpool mampu mengendalikan sisa waktu hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan.

Manajer Chelsea, Graham Potter, mengakui kekalahan timnya namun tetap memberi apresiasi kepada para pemainnya. "Kami kehilangan gol secara individu, tetapi saya pikir kami tampil dengan baik secara keseluruhan. Liverpool adalah tim fantastis dengan pemain-pemain top dunia, dan sulit untuk melawan mereka," ujar Potter seusai pertandingan.

Reaksi Netizen dan Dampak pada Kedua Tim

Sementara itu, di dunia maya, reaksi bercampur antara kegembiraan penggemar Liverpool dan kekecewaan pendukung Chelsea. Banyak yang memuji performa Liverpool yang dianggap lebih komprehensif, sementara Chelsea dinilai masih kesulitan menemukan identitas permainan di bawah arahan Potter.

Untuk Liverpool, kemenangan ini menjadi motivasi tambahan menjelang pertandingan kontra Manchester City di lanjutan Premier League. Sementara bagi Chelsea, kekalahan ini menambah tekanan pada pelatih dan manajemen klub untuk segera melakukan perbaikan, terutama di sektor pertahanan yang menjadi masalah berulang kali.

Langkah Liverpool ke babak semifinal Piala FA semakin dekat dengan agenda menghadapi Manchester City di liga domestik. Sementara Chelsea harus fokus untuk memperbaiki performa agar tidak kehilangan peluang meraih trofi musim ini.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Eko Wibowo

Jurnalis ekonomi yang fokus pada kebijakan makro dan sektor keuangan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter