02, 2026
Nasional

Pemprov Papua Pegunungan Ajukan Empat Titik Sekolah Rakyat Permanen ke Kemensos

Eka Kusuma
Eka Kusuma Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Pemprov Papua Pegunungan Ajukan Empat Titik Sekolah Rakyat Permanen ke Kemensos

Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan mengajukan empat titik lokasi pembangunan Sekolah Rakyat Permanen kepada Kementerian Sosial Republik Indonesia. proposal ini disampaikan dalam rangka memperluas akses pendidikan bagi masyarakat terpencil di provinsi yang baru berdiri ini.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Papua Pegunungan, Yulianus Wona, mengatakan bahwa keempat titik tersebut berada di beberapa distrik yang sulit diakses. "Kami menargetkan pembangunan sekolah permanen di distrik-district yang memang membutuhkan fasilitas pendidikan yang memadai," ujarnya saat ditemui di kantor gubernur, Kamis (15/6/2023).

Target Lokasi Pembangunan

Menurut Wona, keempat titik yang diajukan meliputi Distrik Kurulu, Distrik Oksibil, Distrik Tiom, dan Distrik Okbape. Keempat daerah ini dipilih karena memiliki tantangan geografis yang signifikan dalam menyediakan akses pendidikan.

"Di distrik-distrik tersebut, banyak anak-anak yang harus berjalan pulau kilometer untuk mencapai sekolah terdekat. Bahkan ada yang harus menyeberang sungai menggunakan perahu tradisional atau jalan kaki melalui jalur setapak yang berbahaya," jelas Wona.

Ia menambahkan bahwa kondisi ini seringkali menjadi alasan banyak anak putus sekolah, terutama bagi perempuan yang dianggap harus membantu pekerjaan rumah dan bertani.

Kendala yang Dihadapi

Papua Pegunungan yang resmi menjadi provinsi terpisah dari Papua pada tahun 2022 ini menghadapi berbagai tantangan dalam membangun infrastruktur pendidikan. Topografi pegunungan yang sulit dan akses yang terbatas menjadi hambatan utama.

"Selama ini, banyak sekolah di daerah terpencil menggunakan bangunan sementara seperti rumah adat atau gedung sederhana yang tidak memenuhi standar keamanan dan kenyamanan belajar," kata Wona.

Ia menjelaskan bahwa kondisi ini berdampak pada kualitas pendidikan yang diterima siswa. "Siswa tidak fokus belajar karena lingkungan yang tidak kondusif, terutama saat hujan atau cuaca buruk," tambahnya.

Program Sekolah Rakyat Permanen

Program Sekolah Rakyat Permanen merupakan inisiatif Kementerian Sosial untuk membangun fasilitas pendidikan permanen di daerah terpencil dan terpencil. Program ini bertujuan untuk meningkatkan akses dan kualitas pendidikan di daerah yang sulit dijangkau.

Dalam program ini, Kemensos akan membangun gedung sekolah dengan standar minimal yang memadai, dilengkapi dengan ruang kelas, ruang guru, toilet, dan fasilitas pendukung lainnya. Selain itu, juga akan disediakan perabotan sekolah dan perpustakaan dasar.

"Kami berharap dengan adanya gedung permanen, minat belajar siswa akan meningkat dan mereka bisa belajar dalam lingkungan yang nyaman dan aman," ujar Wona.

Target Penyelesaian

Jika proposal disetujui, Wona berharap pembangunan dapat segera dimulai pada semester kedua tahun 2023. "Target kami adalah selesai tahun depan, sehingga bisa digunakan pada tahun ajaran baru 2024/2025," katanya.

Ia menambahkan bahwa Pemprov Papua Pegunungan akan mendukung sepenuhnya pelaksanaan program ini, baik dalam penyediaan lahan, izin, maupun koordinasi dengan masyarakat setempat.

Dampak yang Diharapkan

Dengan adanya empat sekolah permanen ini, diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pendidikan, terutama untuk siswa di tingkat sekolah dasar. Selain itu, program ini juga diharapkan dapat mengurangi angka putus sekola di daerah terpencil.

"Pendidikan adalah kunci utama untuk membangun Papua Pegunungan yang lebih baik. Dengan akses pendidikan yang lebih baik, generasi muda Papua Pegunungan memiliki potensi lebih untuk mengembangkan diri dan membantu kemajuan daerahnya," pungkas Wona.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Eka Kusuma

Kontributor rubrik data dan visualisasi angka penting.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter