29, 2026
Politik

Wamendagri Bicara Penguatan Tata Kelola Pemda untuk Cegah Korupsi

Wamendagri Akhmad Wiyagus menekankan pentingnya penguatan tata kelola pemerintahan daerah untuk mencegah korupsi dan meningkatkan akuntabilitas.]]>

Reza Setiawan
Reza Setiawan Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Wamendagri Bicara Penguatan Tata Kelola Pemda untuk Cegah Korupsi

Wamendagri Bicara Penguatan Tata Kelola Pemda untuk Cegah Korupsi

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengemukakan pentingnya penguatan tata kelola pemerintah daerah (Pemda) dalam upaya pencegahan korupsi. Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) John Wempi Wetipo menekankan bahwa reformasi birokrasi di daerah harus menjadi prioritas utama untuk menciptakan pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Dalam sebuah forum koordinasi tentang reformasi birokrasi di daerah, Wamendagri menyoroti bahwa korupsi masih menjadi tantangan besar dalam pengelolaan keuangan daerah. Menurutnya, banyak kasus korupsi yang terjadi akibat lemahnya pengawasan dan kurangnya transparansi dalam pengelolaan anggaran serta pelayanan publik.

Pilar Reformasi Tata Kelola Pemerintahan Daerah

Wamendagri mengungkapkan bahwa ada beberapa pilar utama yang perlu diperkuat untuk meningkatkan kualitas tata kelola Pemda. Pertama, perlu ada komitmen kuat dari kepala daerah dan DPRD dalam menerapkan prinsip good governance. Kedua, perlu dibangun sistem pengendalian internal yang efektif di setiap SKPD. Ketiga, perlu diperkuat peran insitusi pengawas seperti Inspektorat Daerah dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Lebih lanjut, Wamendagri menekankan pentingnya digitalisasi dalam proses pemerintahan. "Dengan digitalisasi, proses administrasi menjadi lebih transparan dan dapat terawasi dengan baik. Kita telah meluncurkan berbagai sistem elektronik seperti e-budgeting, e-procurement, dan e-planning untuk meminimalisir intervensi yang tidak sehat dalam proses pengelolaan keuangan daerah," ujarnya.

Upaya Pencegahan Korupsi di Tingkat Daerah

Dalam sambutannya, Wamendagri juga menjelaskan berbagai upaya yang telah dilakukan pemerintah pusat untuk mendorong pencegahan korupsi di daerah. Salah satunya adalah melalui program pengawasan kinerja (oversight) yang dilakukan oleh kementerian/lembaga terkait. Program ini bertujuan untuk memastikan setiap kebijakan dan program di daerah berjalan sesuai dengan rencana dan aturan yang berlaku.

Selain itu, Wamendagri menyebutkan pentingnya peran aktif masyarakat dalam pengawasan pemerintahan daerah. "Kita mendorong adanya partisipasi masyarakat melalui mekanisme laporan kinerja (LAKIP), akses informasi publik, dan aduan masyarakat. Dengan semakin terbukanya ruang bagi partisipasi masyarakat, diharapkan potensi penyimpangan dan korupsi dapat diminimalisir," jelasnya.

Tantangan yang Dihadapi

Meskipun telah banyak dilakukan upaya, Wamendagri mengakui masih banyak tantangan yang dihadapi dalam penguatan tata kelola Pemda. Salah satu tantangan utama adalah masih adanya budaya birokrasi yang kaku dan resisten terhadap perubahan. Selain itu, kapasitas sumber daya manusia di beberapa daerah masih belum memadai untuk mendukung implementasi reformasi birokrasi yang lebih komprehensif.

Wamendagri juga menyoroti bahwa koordinasi antar pemerintah pusat dan daerah perlu diperkuat. "Kita perlu memastikan bahwa kebijakan yang diterbitkan pusat dapat diimplementasikan secara konsisten di daerah. Di sisi lain, masukan dan aspirasi dari daerah juga perlu didengar untuk membuat kebijakan yang lebih relevan," ungkapnya.

Visi ke Depan

Menjelang ke depan, Wamendagri menegaskan bahwa pemerintah akan terus mendorong reformasi birokrasi di daerah dengan lebih komprehensif. Salah satu fokus utamanya adalah peningkatan integritas aparatur sipil negara (ASN) melalui berbagai program pembinaan dan pengembangan kompetensi.

"Kita akan terus memperkuat sistem pengendalian internal dan eksternal, serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam setiap proses pemerintahan. Dengan tata kelola yang baik, diharapkan pemerintahan daerah dapat memberikan pelayanan publik yang optimal dan mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan," pungkas Wamendagri.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Reza Setiawan

Penulis lepas yang menulis tentang startup, teknologi, dan ekosistem digital Indonesia.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter