01, 2026
Nasional

Truk Molen Tabrak Kerumunan di Bekasi, 6 Orang Tewas dan 7 Luka

Kirana Kusuma
Kirana Kusuma Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Truk Molen Tabrak Kerumunan di Bekasi, 6 Orang Tewas dan 7 Luka

Truk molen menabrak kerumunan warga di Jalan Raya Bekasi, tepatnya di dekat Pasar Traditional Tambun, Bekasi, Jawa Barat, pada Sabtu (15/7) pagi. Kejadian tragis ini menewaskan enam orang dan melukai tujuh orang lainnya. Menurut informasi yang dihimpun, korban luka-luka masih menjalani perawatan di beberapa rumah sakit sekitar Bekasi.

Kepala Polres Metro Bekasi Kota, Komisaris Besar Polisi Eko Wibowo, mengatakan kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. "Truk molen yang dikemudikan oleh Hidayat (45) tiba-tiba melaju tidak terkendali dan menabrak para penjual kaki lima yang sedang berjualan di sepanjang jalan," ujar Eko Wibowo dalam konferensi pers singkat.

Menurutnya, truk tersebut sedang melaju dari arah Jakarta menuju Bekasi. Diduga, rem truk tidak berfungsi dengan baik sehingga sang pengemudi tidak bisa mengendalikan kendaraannya saat akan menuruni jalan yang sedikit menurun. "Truk menabrak beberapa kios dan para penjual kaki lima yang sedang berjualan di pinggir jalan. Beberapa korban terlindas roda depan dan belakang truk," jelasnya.

Kronologi Kejadian

Saksi mata, Ahmad (52), penjual makanan sekitar lokasi kejadian, mengungkapkan bahwa truk tersebut sedang melaju dengan kecepatan tinggi sebelum akhirnya menabrak kerumunan. "Tiba-tiba ada truk yang datang sangat kencang, remnya berbunyi keras tapi tidak berhenti. Truk itu langsung menabrak para pedagang di sini," ujar Ahmad yang masih terlihat syok.

Truk menabrak kios-kios pinggir jalan dan menabrak para penjual yang sedang berjualan. Beberapa korban terpental hingga beberapa meter akibat benturan. Warga sekitar yang melihat kejadian langsung berdatangan membantu korban dan meminta bantuan kepada petugas keamanan dan medis.

Tim medis dari Puskesmas Tambun dan beberapa RSUD sekitar segera tiba di lokasi untuk memberikan pertolongan pertama kepada korban luka-luka. Enam korban luka-luka dievakuasi ke RSUD Tambun, RSUD Bekasi, dan RS Hermina Bekasi. "Kondisi korban sangat beragam, ada yang luka ringan hingga luka berat akibat terlindas roda dan benturan," ujar salah satu petugas medis yang tidak mau disebutkan namanya.

Tanggapan Pihak Terkait

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menyatakan deepati kejadian tersebut. Ridwan Kamil menginstruksikan jajarannya untuk menangani kasus ini secara maksimal. "Kami meminta agar Polres Metro Bekasi Kota segera melakukan investigasi untuk mencari tahu penyebab pasti kecelakaan ini. Selain itu, kami juga akan membantu korban dan keluarga yang terkena dampak," kata Ridwan Kamil melalui pesan singkatnya.

Wali Kota Bekasi, Triyanto, juga turun ke lokasi kejadian untuk memimpin langsung penanganan. "Kami sudah memerintahkan Satpol PP untuk membersihkan lokasi dan memindahkan para pedagang ke tempat yang aman. Kejadian ini mengingatkan kita betapa pentingnya keselamatan berlalu lintas dan pengendalian pedagang kaki lima," ujarnya.

Polisi telah menyita truk molen tersebut dan mengamankan pengemudinya untuk dimintai keterangan. "Pengemudi masih dalam pengawasan polisi. Kami akan memeriksa kondisinya secara medis terlebih dahulu karena diduga mengalami syok setelah kejadian," kata Eko Wibowo.

Dampak dan Tindakan Lanjutan

Kejadian ini menimbulkan kemacetan panjang di sepanjang Jalan Raya Bekasi karena penanganan lokasi kejadian dan evakuasi korban. Polisi harus menutup sebagian jalur untuk memfasilitasi proses investigasi dan bantuan medis.

Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat mengatakan akan melakukan pemeriksaan kondisi kendaraan angkutan barang yang melintas di jalur tersebut. "Kami akan memeriksa kelengkapan dokumen dan kondisi fisik truk-truk barang untuk mencegah kecelakaan serupa di masa depan," jelas Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat, Budi Setiawan.

Untuk sementara waktu, para korban luka-luka masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Sementara itu, jenazah enam korban tewas telah diserahkan kepada keluarga untuk dimaknalkan.

Polisi masih menyelidiki kasus ini dan akan menetapkan status hukumnya setelah semua pemeriksaan selesai. "Kami akan menindak tegas pelaku jika terbukti bersalah. Namun, kami juga akan mempertimbangkan faktor-faktor yang menyebabkan kecelakaan ini," pungkas Eko Wibowo.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Kirana Kusuma

Peliput olahraga nasional dan perkembangan liga domestik.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter